Tipe-tipe Sistem
Sistem dapat diklasifikasikan dengan cara yang berbeda. Salah satunya adalah kelompok sistem alami (natural systems) misalnya sistem tata surya. Yang dibandingkan dengan sistem buatan manusia (man-made systems) misalnya sistem transportasi. Sistem alami adalah hubungan antara objek dan rangkaian kejadian yang diamati pada kondisi alaminya pada saat kita mengidentifikasi beberapa makna/arti. Sistem seperti ini bergantung pada hukum alam dan hubungan input-output yang dapat diprediksi menggunakan ilmu pengetahuan. Sebaliknya, sistem buatan manusia didesain dan dioperasikan/dijalankan oleh manusia. Mereka menggunakan input dari sistem yang alami, akan tetapi sedikit menahan prediktabilitas yang ditemukan dalam sistem alami, hal ini dikarenkan manusia tidak dapat diprediksi. Diskusi ini dibatasi pada sistem buatan manusia.
Perbedaan mungkin dibuat antara sistem yang fleksibel dan sistem yang kaku. Sistem yang fleksibel adalah sistem yang susunan dan desainnya secara terus menerus menyesuaikan untuk memelihara kemampuan untuk digunakan ditengah-tengah perubahan lingkungan input. Keseimbangan antara sistem dan lingkungannya dipertahankan. Sebaliknya, sebuah sistem yang kaku bukanlah unit yang memelihara diri sendiri dan susunannya tidak dapat menyesuaikan, setidaknya tidak dalam waktu singkat. Sebagai contoh sistem yang fleksibel memuat bentuk kehidupan seperti ekonomi, politik, dan sistem sosial. Contoh dari sistem yang kaku adalah surat bangunan secara otomatis. Saat dibuat, hanya sedikit yang dapat dilakukan untuk menyesuaikan perubahan yang terjadi.
Manusia mencoba untuk membuat fleksibilitas dalam setiap sistem yang dibuatnya. Sebagai contoh sebuah bangunan mungkin didesain begitu rupa sehingga dapat digunakan untuk keperluan lain jika susunan kebutuhan pokok berubah.
Klasifikasi yang lain adalah dari sistem berkaitan dengan tingkat keterlibatan manusia, manusia atau sistem mesin. Sebagai contoh sekelompok pribumi menenun topi akan dibantu sistem produksi manual. Perbedaan yang besar pada program kilang minyak otomatis untuk menghasilkan minyak tanah tanpa campur tangan manusia dalam proses transformasi adalah sistem mesin otomatis. Hubungan mesin dengan kebanyakan sistem jatuh diantara dua contoh yang sangat berbeda ini. Beberapa industri di kota-kota besar berinvestasi dengan mesin misalnya industri besi baja, sedangkan yang lain faktor manusia lebih signifikan seperti dalam firma hukum.
Klasifikasi alami dengan buatan manusia, fleksibel dengan kaku, dan manusia dengan mesin, semua bergantung pada desain dan susunan sistem. Kelompok yang lain dapat dibuat dengan menekankan pada output alami: (1) sistem yang menghasilkan benda dan (2) sistem yang melayani pelanggan. Departemen manufaktur dari divisi Chevrolet dari Generals Motor Cooperation adalah subsistem dari perusahaan tersebut yang membuat mobil. Manusia dan mesin mengikuti masukan informasi untuk mencapai tujuan operasional yang ditetapkan oleh perusahaan. Intisari dari organisasi produksi atau sistem beristirahat dalam proses saat sumber diubah ke dalam output.
Tujuan utama dari sistem yang lain adalah untuk melayani pelanggan. Pelayanan mungkin ditunjukkan dengan mengirim produk, ide, atau menyediakan kebutuhan orang pada umumnya. Sebagai contoh toko retail (marker) tidak memproduksi sebuah produk tapi membuat benda-benda itu dapat digunakan oleh konsumen, begitulah menghasilkan pelayanan. Sama halnya, seorang dokter atau pengacara menghasilkan layanan dengan menyediakan obat-obatan atau pendampingan resmi untuk pelanggan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar